Fleksibelitas Bisnis Digital Di Indonesia

Beberapa waktu belakangan ini ada dua kosakata yang paling banyak dipakai di Indonesia yaitu pertama tentang Corona yang menimbulkan kecemasan, tetapi semoga kecemasan ini merupakan kecemasan jangka pendek dan yang kedua adalah digital

Berbicara tentang digital atau bisnis digital merupakan sebuah tren yang sangat menggiurkan, bermodalkan smartphone dan jaringan internet aktivitas keseharian kita makin mudah


Bayangkan saja, kita tidak perlu pusing mencari moda transportasi. Kita tidak perlu membawa banyak uang tunai semuanya bisa mudah dengan satu genggaman

Rabu (11/3), saya berkesempatan untuk menghadiri acara Digital Transformasi for Indonesia Economic dengan tema Finding The New Bussiness Models. Acara ini dimulai dengan sambutan dan pemaparan dari Bapak Toriq Hadad selaku Direktur Utama Tempo Media Group dan Bapak Perry Warjio yang merupakan Gubernur Bank Indonesia


Pemaparan dari Direktur Tempo yang mengatakan bahwa Presiden Indonesia, Bapak Jokowi sering berbicara tentang ekonomi digital, bahkan dalam rencana pemindahan Ibu Kota, beliau sedikit banyak sudah mencanangkan Ibu Kota baru nanti akan menjadi ibu kota yang ramah digital. Tentu semua itu membutuhkan pemahaman yang baru tentang bisnis digital

Apa Itu Bisnis Digital?

Bisnis digital adalah suatu jenis usaha yang memanfaatkan kecanggihan teknologi ketika menciptakan dan memasarkan nya. Bahkan semua jenis usaha yang menjual produknya secara online, baik itu menggunakan website atau aplikasi termasuk dalam ranah bisnis digital

Tren digitalisasi mengubah prilaku transaksi masyarakat ke arah tuntutan yang lebih besar pada mobilitas, kecepatan, fleksibelitas (open and omni platform), dan keamanan. Bahkan Bank Indonesia telah menerapkan Bank Sentral 4.O dan akan merilis report Blueprint yang merupakan Sistem Pembayaran Indonesia 2025 (BSPI 2025), sebagai salah satu strategis dan dukungan penuh terhadap upaya membangun ekosistem yang sehat


Blueprint memiliki lima visi utama pada sistem pembayaran Indonesia 2025 sebagai berikut

1. Mendukung integritas ekonomi keuangan digital nasional, sehingga menjamin fungsi Bank Sentral dalam proses peredaran uang, kebijakan moneter, dan stabilitas sistem keuangan, serta mendukung inklusi keuangan

2. Mendukung digitalisasi perbankan sebagai lembaga utama dalam ekonomi keuangan digital melalui open banking maupun pemanfaatan teknologi digital dan data dalam bisnis keuangan

3. Menjamin interlink antara fintech dengan perbankan untuk menghindari risiko shadow banking melalui pengaturan teknologi digital seperti application programming interface, kerjasama bisnis, maupun kepemilikan usaha

4. Menjamin keseimbangan antara inovasi dengan consumers protection, integritas, dan stabilitas serta persaingan usaha yang sehat

5. Menjamin kepentingan nasional dalam ekonomi keuangan digital antar negara melalui kewajiban pemrosesan semua transaksi domestik di dalam negeri dan kerjasama penyelenggara asing dengan domestik yang memperhatikan prinsip resiprokalitas

Acara ini juga menghadirkan para panelis seperti


- Filianingsih Hendrata, Kepala DKSP BI
- Karaniya Dharmasaputra, CEO OVO
- Alex Rusli, CEO DigiAsia
- Mardani Maming, Ketua Umum HIPMI
- Yansen Kamto, Founding Partner Kinesys
- Indra Utoyo, Direktur Digital Teknologi dan Operasi Bank BRI

Dengan moderator 

- Tomi Aryanto, Direktur Info Media Digital Tempo.co
- Budi Setyarso, Pemimpin Redaksi Koran Tempo

Pada kesempatan ini juga, Tempo memperkenalkan produk barunya bernama ORBITIN, yang merupakan digital platform marketplace penghubung penyedia jasa dengan konsumen yang membutuhkan kapasitas dan usaha, ORBITIN mempunyai konsep antara lain:

1. Menjadi meeting point ekosistem berbagai bidang seperti kuliner, fesyen, kriya, dan hobi
2. Tempat display produk lokal unggulan
3. Ekosistem on demand services yang membantu UMKM mencapai orbit


3 komentar

  1. acaranya bagus banget ini mba, bermanfaat

    BalasHapus
  2. Bagus acara berikut artikelnya. Bisnis digital akan semakin berkembang dan menjadi kebutuhan bagi milenial

    BalasHapus