[Review] Film Toko Barang Mantan

MANTAN, apa yang terlintas dipikiran kalian kalau berbicara tentang mantan, entah itu mantan pacar ataupun mantan gebetan? Pasti kenangannya kan ya

Dulu sebelum memutuskan menikah, saya memang tidak memiliki mantan yang banyak, bahkan boleh dikatakan ketika teman seusia saya mempunyai banyak mantan pacar, saya belum sama sekali punya. Tetapi dengan begitu saya dapat mengingat perjalanan menemukan tambatan hati dengan baik


Ngomongin tentang mantan, saya mempunyai dua benda pemberiannya yang sampai sekarang masih saya simpan, bukan karena saya gagal move on sampai sekarang ya, tetapi saya sangat menghargai setiap apapun pemberian yang saya dapatkan, barang tersebut ada boneka beruang yang sangat besar dan juga ada sapu tangan sang mantan yang diberikan tepat ketika kami menyudahi hubungan. Sedih sih ketika harapan tak sesuai dengan kenyataan, tapi memang semua punya jalannya sendiri-sendiri

Kalau kalian apakah masih menyimpan pemberian dari mantan? Atau pemberian mantan kalian buang atau kembalikan ketika hubungan berakhir?

Toko Barang Mantan

Bulan Februari ini, MNC Pictures kembali lagi dengan film komedi romantis yang berjudul Toko Barang Mantan

Film Toko Barang Mantan berceritakan tentang sebuah toko jual-beli berbagai barang-barang hasil pemberian mantan bagi semua orang yang ingin move on dari kenangan mantan


Awal mula Toko Barang Mantan ini atas pencetus ide, sekaligus pemilik toko yang merupakan seorang pemuda bernama Tristan yang diperankan oleh Reza Rahardian yang rela meninggalkan kuliahnya demi mengembangkan Toko Barang Mantan dengan kedua sahabatnya yang bernama Amel yang diperankan oleh Dea Panendra, dan Rio yang diperankan oleh Iedil Putra

Tetapi ditengah perjalanan membesarkan Toko Barang Mantan, Tristan selalu pemilik toko mengalami kesulitan finansial untuk membayar sewa toko, dan ketika itu dia dipertemukan lagi oleh mantan pacarnya yang bernama Laras yang diperankan oleh Marsha Timothy. Apa jadinya ya ketika kita dipertemukan lagi dengan mantan setelah lama tidak bertemu?

Buat yang penasaran sama Film Toko Barang Mantan, jangan khawatir kalian bisa menontonnya di bioskop-bioskop mulai dari tanggal cantik yaitu 20 - 02 - 20, dijamin setelah menonton film ini kalian bakal kangen sama mantan, sama seperti saya ketika saya melihat press screening-nya, langsung mbatin "Dia sekarang dimana ya? Apa kabar dia sekarang"., dan masih bayak lagi pertanyaan di otak saya buat sang mantan

Oh iya, selain cast yang saya sebutkan diatas juga masih ada banyak lagi pemain film Toko Barang Mantan seperti Brigitta Cynthia, Cemen, Ibob Tarigan, Martin Anugrah, Syifa Hadju yang membuat film ini makin seru dan menarik. Saya aja gak cukup satu kali nonton nih, karena ada adegan di bagaian akhir yang bikin saya meleleh



Hari Kanker Sedunia, I Am and I Will

Sudah pada tahukah bahwa pada tanggal 4 Febuari merupakan Hari Kanker yang diperintah oleh seluruh Dunia? Ya, Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tahunnya guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kanker


Berbicara tentang kanker, saya memiliki pengalaman yang menyedihkan yang masih terekam jelas sekali di ingatan, yaitu salah satu ibu dari teman dekat saya, dipanggil Sang Pencipta tepat dua tahun ketika beliau berjuang melawan penyakit Kanker Payudara. Saya juga merupakan salah satu dari saksi beliau untuk melawan kanker, dari jadwal kemoterapi yang membuat rambut rontok sampai penurunan nafsu makan yang berimbas kepada berat badannya

Pada tahun ini, saya berkesempatan untuk mengenal lebih jauh lagi tentang penyakit kanker yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan RI dengan tema 'I am And I Will' dengan narasumber antara lain, dr. Cut Putri Arianie, MH. Kes., serta Prof. Dr. dr. Soehartati Gondhowiardjo, Sp. Rad (K) OnkRad dan dr. Aldrin Neilwan Panca Putra, Sp.Ak selaku moderator yang diadakan di Hotel Manhattan, sekaligus untuk memperingati Hari Kanker Sedunia


Awal pertemuan dikatakan bahwa penyakit kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh. Pertumbuhan sel abnormal dapat merusak sel normal disekitarnya dan di bagian tubuh yang lain

Kanker juga termasuk kedalam Penyakit Tidak Menular (PTM). Dikatakan pula oleh dr. Cut Putri Arianie, MH. Kes bahwa penyakit tidak menular merupakan penyebab kematian terbanyak, dan memerlukan pembiayaan kesehatan terbesar



Kanker dapat menyerang siapa saja baik pria maupun wanita, anak-anak maupun dewasa. Banyak sekali jenis kanker yang menyerang, seperti kanker paru, kanker kolorektal, kanker prostat, kanker hati, dan nasofaring yang sering terjadi pada pria. Pada wanita biasanya jenis penyakit kanker seperti, kanker serviks, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker ovarium, kanker kolorektal, dan kanker paru. Sedangkan kanker yang sering terjadi pada anak-anak adalah kanker bola mata (Retinoblastoma), dan kanker darah (Leukimia)

Stadium awal kanker biasanya
banyak sekali yang lengah tidak menyadarinya, karena memang pada stadium awal tidak menimbulkan keluhan atau gejala
Prof. Dr. dr. Soehartati Gondhowiardjo, Sp. Rad (K), menyampaikan bahwa ada tujuh gejala yang perlu diperhatikan serta diperiksa lebih lanjut ke dokter untuk memastikan ada tidaknya kanker di tubuh kita, dengan WASPADA

Waktu buang air besar atau buang air kecil ada perubahan kebiasaan atau gangguan

Alat pencernaan terganggu dan susah menelan

Suara serak dan batuk yang tak kunjung sembuh

Payudara atau tempat lain ada benjolan

Andeng-andeng atau tahi lalat, yang berubah sifatnya menjadi besar dan gatel

Darah atau lendir yang abnormal keluar dari tubuh

Adanya koreng atau borok yang tidak mau sembuh-sembuh

Selain itu juga ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya kanker seperti:

1. Makanan yang kontakbdentab zat kimia 6P (Penyedap, Pengawet, Perasa, Pewarna, Pengasingan, Pengasapan)

2. Polutan

3. Diet yang tidak seimbang, rendah serat, tunggu lemak

4. Kurang aktifitas fisik

5. Paparan asap rokok dan produk tembakau

6. Paparan lingkungan berbahaya

7. Konsumsi alkohol

8. Perilaku seksual yang berisiko

9. Paparan sinar ultraviolet

10. Hereditas atau keturunan

Pada acara ini saya juga mendapatkan lembar fakta tentang kanker, yang berisikan informasi tentang

Kanker Paru yang menurut penelitan di 100 Rumah Sakit di Jakarta menyatakan bahwa kanker paru merupakan kasus kanker terbanyak pada laki-laki dan urutan ke empat terbanyak pada perempuan

Pada tahap awal kanker paru tidak menyebabkan gejala apapun. Gejalanya terjadi ketika perkembangan kanker telah mencapai suatu tahap tertentu seperti, batuk dengan ataupun tanpa dahak, batuk berarah, sesak nafas, suara serak, sakit dada, sulit menelan, terdapat benjolan di pangkal leher, muka sembab muka dan leher, terkadang juga din tantang yang menimbukan rasa nyeri yang hebat

Kanker Payudara, umumnya ditemui pada wanita, tetapi pria pun juga dapat mengidap kanker payudara walau presentasi nya tidak sebanyak wanita. Kanker payudara juga terbagi menjadi dua kategori yaitu invasif, kanker payudara yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara atau disebut duktal invasif. Pada jenis kanker ini dapat menyebar di luar payudara, sedangkan kanker payudara non-invasif biasanya ditemukan melalui mamografi karena jarang menimbulkan benjolan

Kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak di Indonesia bahkan ada beberapa artis yang tutup usia karena penyakit ini. Sampai sekarang penyebab pasti kanker payudara belum diketahui, yang diketahui adalah faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya payudara, antara lain: merokok dan terpapar asap rokok, pola makan yang buruk seperti tinggi lemak tapi rendah serat, haid pertama pada umur kurang dari 12 tahun juga bisa menjadi risiko penyebab kanker payudara, menopause, melahirkan anak pertama diatas usia 35 tahun, tidak menyusui anak, pernah mengalami operasi pada payudara, bahkan di antara anggota keluarga ada yang menderita kanker payudara

Untuk mengetahui tanda-tanda mengenai kanker payudara biasa nya apabila diraba terdapat benjolan dan sering terasa nyeri, terdapat perubahan tekstur kulit payudara, kulit payudara mengeras dengan permukaan mirip seperti kulit jeruk, terdapat luka yang tidak kunjung sembuh, keluar cairan dari puting, dan terdapat cekungan ataupun tarikan di kulit payudara. Semuanya bisa dideteksi sendiri dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) yang dapat dilakukan mulai dari umur 12 tahun, ataupun dengan cara klinis SADANIS oleh tenaga kesehatan

Kanker Leher Rahim, tahukah kalian bahwa di Indonesia setiap dua menit di dunia, ada satu orang perempuan meninggal karena kanker leher rahim, untuk itu maka diperlukan pengecekan untuk mendeteksi deni kanker leher rahim dengan cara tes IVA, Papsmear, dan juga ada yang namanya Femicam, dan jangan lupa lakukan vaksinasi HPV yang dapat diberikan mulai anak usia 10 tahun

Kanker Kolorektal atau kanker usus besar merupakan keganasan yang menyerang jaringan usus besar dan rektum, jujur saya baru tahu ada kanker kolorektal. Kanker ini dapat di cegah dengan cara mengendalikan faktor resiko yang dapat diubah, seperti pola makan sehat, pertahankan berat badan sehat, berhenti merujuk dah hindari asap rokok, rutin berolahraga, kurangin konsumsi alkohol

"Sebisa mungkin setiap bulan harus mengecek kesehatan seperti lingkar perut, 80cm untuk lingkar perut wanita, dan 90cm untuk lingkar perut pria"., -  dr. Cut Putri Arianie, MH. Kes.

Kanker Pada Anak, saya sangat sedih sekali bahwa kanker tidak memandang umur bahkan di dinia, setiap tiga menit seorang anak meninggal karena kanker

Peran Keluarga

Pada peringatan Hari Kanker Sedunia, juga menghadirkan Ibu Prisca Dewanti Batubara yang merupakan anak dari Bapak Cosmas Batubara, Mantan Menteri Tenaga Kerja era Presiden Soeharto yang tutup usia dalam melawan kanker limfoma selama dua tahun, bahkan sudah melakukan pengobatan sampai Negeri Sakura Jepang


Beliau mengatakan bahwa dukungan keluarga sangat diperlukan bagi salah satu anggota keluarga yang terkena kanker, sebisa mungkin jangan bersedih di depannya, di sisa usia Bapak Cosmas memilih untuk kembali ke Indonesia dan melakukan pengobatan di RSCM Kencana

Ibu Prisca, juga mengatakan bahwa pengobatan kanker di Indonesia sangat bagus tidak kalah dengan yang ada di luar negeri, jadi buat apa jauh-jauh berobat ke luar negeri kalau di negeri sendiri tidak kalah hebatnya

Untuk informasi lebih lanjut kalian bisa akses
Website: www.p2ptm.kemenkes.go.id
Instagram: @p2ptmkemenkesri
Twitter: @p2ptmkemenkesRI
Facebook: direktorat p2ptm kemenkes RI