Wisata dan Kulineran Murah di Jogja

"Ayah, kapan kita ke Jogja lagi ya?"
Sepenggal percakapan tersebut akhir-akhir ini sering saya lontarkan kepada suami. Padahal dalam tahun ini saya dan suami sudah dua kali pulang pergi Jakarta - Jogja
Sampai banyak yang bilang "Diah, kampung kamu di Jogja?"


Tempat lahir, maupun tanah leluhur saya dan suami bukanlah di Jogja. Tetapi kami mempunyai rencana untuk menua disana

Kali ini saya mau sharing tentang perjalanan kami selama di Jogja beserta pengeluarannya. 
Yang perlu dipersiapkan pertama kali ketika ingin travelling adalah transportasi nya, kebetulan saya suka sekali naik Kereta Api, jadi sebisa mungkin dari jauh hari sebelum keberangkatan saya, sudah membeli tiket


Cara ini saya lakukan untuk mendapatkan tiket kereta dengan harga murah, dan jangan lupa sekalian beli tiket kereta untuk pulangnya
Ketika hari pemberangkatan, sebisa mungkin sudah berada di stasiun satu jam sebelum jadwal kereta berangkat

Setelah membeli tiket kereta api, biasanya saya langsung merancang itenary yang akan kami lakukan di Jogja

Seperti mencari penginapan, karena saya membawa balita ketika berpergian, jadi saya memilih hotel yang mempunyai fasiltas pendingin ruangan, televisi dan juga kolam renang (((kalau lagi pas budget nya)))

Tips menyewa penginapan, biasanya saya hunting di e-commerce dan membanding rate permalamnya

Terakhir ke Jogja bulan Juli lalu, saya memesan kamar seharga 297.000 untuk tiga malam dengan fasilitas pendingin ruangan, televisi, dan juga water heater


Beberapa kali ke Jogja, saya selalu menyewa kendaraan roda dua agar lebih efisien dan menghemat waktu selama berpergian disana. Untuk penyewaan kendaraan roda dua, hargaya juga bervariasi mulai dari 50.000-an tergantung tipe kendaraan, selama 24 jam


Menyewa kendaraan di Jogja cukup dengan memberikan jaminan wajib seperti KTP, dan dua surat beharga lainnya. Kemarin saya menggunakan NPWP dan Kartu Pegawai (Negeri, BUMN, atau Swasta)

Transportasi di Jogja juga sangat mudah, apabila tidak ingin menyewa kendaraan, disana sudah ada layanan ojek online, taxi online dan Trans Jogja yang mempermudah kita selama melakukan perjalanan disana

Hari Pertama

Ketika sampai Stasiun Lempuyangan, kami sudah ditunggu oleh jasa penyewa kendaraan yang sudah saya pesan, kemudian menuju penginapan mengenakan kendaraan yang sudah disewa

Setelah sampai dan leyeh-leyeh di penginapan, kami lansung menuju tempat makan. Untuk memangkas pengeluaran makan, selama di Jogja saya selalu makan di lesehan, selain harganya murah rasanya juga pas di lidah kami yang tidak terlalu suka rasa manis


Tempat lesehan yang menjadi favorite selama di Jogja adalah Serba Sambal, selain Serba Sambal juga ada Lesehan Aldan dengan harga 37.000 sudah mendapatkan makanan satu nampan penuh yang bisa disantap sampai tiga orang

Hari Kedua

Pagi hari setelah bersih-bersih kami pergi ke jalan Malioboro, untuk jalan-jalan sekaligus mencari sarapan. Kebetulan bertepan hari Minggu jadi banyak sekali orang-orang yang melakukan olahraga pagi disekitaran Malioboro


Di dekat Pasar Beringharjo saya membeli sate kere yang satu tusuknya dihargai dua ribu rupiah, duuh rasanya enak banget gak bisa berhenti ngunyah karena kelezatannya


Kalau saya makan sate kere, sumiku makan jenang dan bubur sumsum yang rasanya tidak kalah enaknya dengan sate kere


Gendish sempat drama, nangis kejer di sepanjang jalan Malioboro, karena melihat satu buah mainan dari kayu yang dia mau tetapi Gendish request dengan gambar Hello Kitty padahal yang dijual disana cuma ada gambar SpongeBob

Drama itu berakhir ketika, saya ajak dia masuk ke Supermarket untuk membeli Kinder Joy, Hoalah Gendish...!!!

Oke next, setelah drama itu berakhir Gendish pun kelaparan, alhasil kita nongkrong lagi di Serba Sambal dengan memesan menu favorite nya Gendish yaitu lele goreng dan segala pendampingan yang membuat perut kami kenyang. Untuk info, setiap makan di Serba Sambal kami bertiga menghabiskan uang sebesar 60.000 rupiah sekali makan, dengan menu lauk, sayur, nasi dan dan ditambah lagi tiga gelas minuman


Ketika malam hari tiba, kami bertiga menyempatkan diri untuk mampir ke salah satu toko baju legendaris di Jogja yaitu Dagadu Djogja yang terkenal dengan tulisanny di setiap produk yang dijual. Disini suami saya membeli satu buah baju lengan panjang yang dibandrol dengan harga 80.000ribuan

Kayanya kurang afdol ya kalau ke Jogja, tidak mampir ke Alun-alun Jogjanya. Untuk yang ingin pergi ke Alun-alun Jogja, saya sarankan untuk pergi ke Alun-alun Kidul karena banyak sekali makanan dan mobil lampu yang bisa kalian sewa dengan harga mulai dari 25.000 rupiah


Hari Kedua di Jogja kali tutup dengan, menyantap Tempo Gelato, harga gelato di Jogja jauh lebih murah dibandingkan dengan gelato yang dijual di Jakarta. Untuk satu cone gelato dengan dua toping dibandrol dengan  harga 25.000rupiah dan untuk cup dengan tiga toping dibandrol dengan harga 55.000rupiah

Hari Ketiga

Untuk hari ketiga, kami memilih untuk pergi ke pantai. Kalau awal tahun lalu kami pergi ke Pantai Parangtritis, kali ini kami memutuskan untuk pergi ke pantai yang ada di daerah Gunung Kidul yang terkenal dengan pantai-pantai cantiknya

Dari pusat Kota Jogja ke Gunung Kidul menempuh kurang lebih 2-3 jam perjalan santai mengenakan kendaraan roda dua. Ketika memasuki wilayah pantai, jalanan yang kami lewati cukup sepi dan membuat saya pribadi agak sedikit mbatin "kok sepeti desa mati ya"

Capek nya perjalanan akhirnya terbayarkan ketika, melihat hamparan pasir putih di Pantai Sadranan


Di tengah-tengah perjalan, kami mampir ke salah satu rumah makan, disini saya memesan tiga menu makanan dengan total 35.000rupiah yang sudah membuat kami bertiga kekenyangan


Hari Keempat

Ini adalah hari terakhir kami di Jogja, sebelum check out jam 12 dari hotel, kami memilih untuk membeli oleh-oleh di sekitaran hotel, yaitu membeli Bakpia Kukus Tugu yang lagi hits banget di Jogja dengan harga 35000rupiah untuk satu box bapia dengan isi 10 bungkus


Karena kami bertemu dengan jasa penyewa kendaraan jam 3 sore, setelah check out dari hotel kami pun pergi menikmati Mie Ayam Bu Tumini yang terkenal di Jogja, dilanjut lagi dengan makan Tempo Gelato lagi



Nah sampai sini, perjalanan kami selesai. Semoga artikel ini membantu kalian selama liburan di Jogja dan buat yang berencana liburan di Jogja


2 komentar

  1. Jogja tak bisa Berhenti buat Kita utk selalu kembali. Suamiku kuliah disana to tidak dg Aku. Tempat liburan fave ya jogja

    BalasHapus
  2. jadii kangen jogjaaa nih beb..huhuu

    BalasHapus