Mari Bersama Cegah Bunuh Diri

Pikiran dan kebiasaan tanpa disadari dapat memengaruhi suasana hati dan mengganggu kesehatan mental. Gangguan kesehatan mental pun sama seperti gangguan kesehatan fisik lainnya, dampaknya sama-sama bisa menghambat aktivitas. Namun, berbeda dengan kesehatan fisik, kesehatan mental sering tidak diperhatikan. Padahal penyebab bunuh diri terbesar merupakan salah satu faktor dari kesehatan mental yang terganggu


(9/10) pada acara Temu Blogger di Kementrian Kesehatan Republik Indonesia yang bertemakan Sehat Jiwa dimulai dari diri, Keluarga, dan Masyarakat, salah satu Psikolog yang tergabung dalam komunitas Motherhope Indonesia Ibu Novy Yulianty, M, Psi, membagikan pengalaman postpartum depression yang pernah dihadapinya usai melahirkan


Apa itu postpartum depression?
postpartum depression adalah depresi yang terjadi pada seorang ibu pasca melahirkan, Bu Novy membeberkan bahwa pengalamannya ini diawali dengan ketidak terimaannya ketika melahirkan dengan prosesi Caesar, keadaan ini berlangsung hingga kurang lebih tiga tahun, sampai akhirnya beliau konsultasi dengan dosen pembimbingnya mengenai hal yang beliau alami, alhamdulillah beliau dapat melewati posisi yang tidak mengenakan tersebut


Pada acara ini pun beliau memperkenalkan satu komunitas yang bernama Motherhope Indonesia, yang merupakan wadah untuk saling mensupport antara anggota agar tetap menjaga kesehatan mental. Ada beberapa program yang terdapat dalam komunitas ini

• Seminar
Support Group
Psikoedukasi
Home Visit

"Jangan sampai kita berfikir bahwa komunitas itu, hanya tempat nongkrong, haha-hihi, berbagi cerita, curhat-curhatan, dan sebagainya. Mungkin ada tujuannya, tapi ternyata kesehatan jiwa juga disupport oleh komunitas" - Ibu Novy Yulianty
Seseorang yang mengalami postpartum depression memiliki gejala-gejala sebagai berikut

1. Merasa cepat lelah dan tidak bertenaga
2. Mudah tersinggung dan cepat marah
3. Menangis terus-menerus
4. Merasa gelisah tanpa alasan
5. Kehilangan nafsu makan atau makan lebih banyak dari biasanya
6. Sulit tidur atau tidur terlalu lama
7. Sulit berkonsentrasi
8. Tidak suka bersosialisasi baik dengan teman maupun keluarga
9. Putus asa
10. Berfikir untuk melukai dirinya sendiri bahkan bayi nya
11. Muncul pikiran terang kematian dan ingin bunuh diri


Cegah Bunuh Diri

Bunuh diri merupakan sebuah tindakan sengaja yang menyebabkan kematian diri sendiri. WHO menyatakan bahwa masalah kesehatan jiwa yang menjadi prioritas kesehatan masyarakat adalah bunuh diri, dimana data global menyebutkan bahwa hampir 800.000 orang meninggal akibat bunuh diri setiap tahunnya, yang bearti 1 kematian akibat bunuh diri setiap 40 detiknya

Merinding banget deh awal aku mendengarnya berita ini, yang bikin syok ternyata masalah bunuh diri merupakan penyebab kematian terbanyak nomor dua pada kelompok usia 15-29 tahun


Sebenarnya apa yang mendorong ide melakukan bunuh diri?
Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si. mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang mendorong ide melakukan bunuh diri

1. Kesepian
2. Merasa tidak dibutuhkan dan tidak berguna
3. Lelah dengan kehidupan
4. Putus asa
5. Tidak ada yang mendukung atau tidak ada yang perduli
6. Merasa dijauhi teman atau kerabat
7. Perasaan tertekan

Maka dari itu kita penting sekali memberikan bantuan seperti menunjukan empati, ajak bercerita serta menjadi pendengar yang baik, nanti menyelesaikan masalah, dan ajak untuk mencari bantuan profesional


Karena pada zaman sekarang akses internet sangat mudah sekali, sehingga kita dapat dengan mudah memperoleh informasi-informasi. Maka dari itu upaya yang dapat dilakukan kedua massa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan

1. Penting sekali menekan informasi, bahwa bunuh diri merupakan kerugian bagi masyarakat
2. Harus berhati-hati dalam menayangkan celebrity suicide
3. Hindari memberikan penjelasan bagaimana cara dan tempat bubug diri, karena bisa jadi informasi tersebut menjadi inspirasi bagi orang lain
4. Bunuh diri terjadi karena multifaktor, jadi jangan menyalahkan korban
5. Informasikan kepada masyarakat bagaiamana cara menghindari bunuh diri
6. Media massa berkoordinasi dengan petugas keseharian sebelum menayangkan berita bunuh diri 

2 komentar