APA ITU KECERDASA EMOSIONAL (EQ), DAN BAGAIMANA CARA MENSTIMULASI KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) ???

Halo buibu kesayanganku
Kali ini aku mau becerita tentang kegiatan family playdate ku dan Gendish bareng Bebelac Jumat, 16/8 lalu, acara yang di adakan di daerah Kuningan ini sangat bermanfaat sekali. Selain Gendish bisa bermain bersama teman-teman nya akupun bisa mendapatkan asupan ilmu parenting dengan tema Melatih Kecerdasan Emosional Anak untuk Mendukung Daya Pikirnya, sebetulnya tema dari ilmu parenting yang aku dapatkan kemarin merupakan lanjutan dari Kuliah
Whatsapp (KulWap)
dan Live Chat Facebook Bebelac bersama dengan Psikolog Rumah Dandelion


Sebagai orangtua kita selalu berdoa agar kelak anak-anak kita tumbuh dengan sehat dan cerdas bahkan kalau diingat-ingat kita selalu memaksakan anak-anak untuk belajar, agar nilai akademik di sekolah mendapatkan nilai yang tinggi

Tahukah buibu kesayangan, bahwa kecerdasan intelektual (IQ) bukanlah satu-satunya penentu kesuksesan seorang anak, tetapi ada kecerdasan emosional (EQ) yang sering terabaikan orangtua, kecerdasan EQ merupakan salah satu penentu kesuksesan seorang anak di masa yang akan datang

Apa itu IQ dan EQ?

Kecedasan IQ merupakan kemampuan kognitif seseorang, sesuai dengan kelompok usianya, yang dapat membantu ia dalam menyelesaikan tantangan hidup sehari-hari. Atau bisa dijelaskan sebagai kemampuan berfikir anak dalam menentukan apa yang bisa ia lakukan dalam membantu lingkungannya

Lalu apa sih kecerdasan EQ itu? EQ adalah kemampuan seseorang dalam mengenali emosi, yang dirasakan diri sendiri dan orang lain, serta tahu respon yang tepat atas emosi tersebut




IQ dan EQ merupakan hal yang sangat penting bagi seorang anak, maka dari itu Mba Deska Hapsari Nugrahaini selaku Marketing Manager Bebelac mengatakan  bahwa Bebelac berkomitmen untuk mendukung buibu dalam memberikan nutrisi dan stimulasi yang tepat agar anak-anak kita tumbuh dengan Tanggap Yang Lengkap

Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh

Nutrisi berperan penting untuk mendukung saya pikir dan kebesaran hati anak-anak kita, seperti yang Mbak Deska katakan bahwa ada dua nutrisi yang dibutuhkan bagi anak-anak kita yaitu Nutrisi Seimbang dan Nutrisi Spesifik

Nutrisi Seimbang, adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah seimbang dalam satu piring. Untuk nutrisi seimbang di dalam satu piring harus terdapat

1. Makanan pokok yang mengandung karbohidrat seperti nasi, singkong, jagung, ini, sagu atau produk olahannya seperti mie, roti, pasta

2. Lauk Pauk, lauk pauk terdiri dari  dua sumber, yaitu sumber protein hewani, seperti daging, ungas, dan ikan. Sedangkan sumber protein nabati kita dapat peroleh dari tempe, tahu, serta kacang-kacangan

3. Buah-buahan, merupakan sumber dari berbagai vitamin, mineral, serta serat pangan. Buah-buahan juga berperan sebagai nanti oksidan

4. Sayuran, merupakan bahan pangan yang didapatkan dari tumbuhan yang memiliki kandungan air tinggi. Beberapa sayuran bisa langsung dikonsumsi atau bisa dimasak terlebih dahulu

Nutrisi Spesifik, merupakan nutrisi yang diperlukan untuk saluran cerna dan otak anak. Seperti, Prebiotik yang didapatkan dari vitamin A, D, Mineral Zat Besi, Seng & Serat (Inulin, Fructo-Oligosaccharide (FOS), Galacto-Oligosaccharide (GOS)) Asam Lemak & Asam Amino Essensial, asam lemak essensial khususnya dari kelompok omega 3 (seperti ALA, EPA, DHA) dan kelompok omega 6 (seperti asam linoleat)

Bebelac

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi spesifik, ada satu produ susu yaitu Bebelac HIQ-EQ+ yang dapat membantu penyerapan nutrisi spesifik dengan baik



Bebelac HIQ - EQ+ (dengan formula yang ditingkatkan) merupakan susu pertumbuhan yang diperuntukkan untuk anak mulai berusia satu tahun, dengan fish oil & omega 6 yang lebih tinggi dibandingkan formula sebelumnya. Bukan hanya fish oil & omega 6 yang terkandung pada susu ini, tetapi ada juga FOS-GOS 1:9 yang sudah dipatenkan, dan mengandung 13 vitamin, 5 mineral yang diperlukan bagi masa pertumbuhan anak-anak kita

Stimulasi yang Tepat

Kecerdasan Intelektual (IQ) dan Kecerdasan Emosional (EQ) dua hal yang perlu dikembangkan bersama sejak anak usia dini, sehingga anak bisa tanggap yang lengkap. Bukan hanya nutrisi yang harus diberikan kepada anak tetapi juga stimulasi

Pada acara Family Playdate bersama Bebelac juga turut menghadirkan Binki Paramitha Iskandar, M. Psi., Psikolog selaku psikolog dari Rumah Dandelion, yang memberikan materi tentang Cara Melatih Kecerdasan Emosional Anak, Untuk Mendukung Daya Pikirnya

"Anak yang cerdas secara emosional, paling mudah dapat kita lihat dari kemampuan berempati nya" - Binki Paramitha Iskandar


Empati adalah respon emosi dan berpikir yang kompleks terhadap kondisi emosional dengan orang lain. Dengan memiliki empati, maka seseorang dapat melakukan hal yang menjadi bentuk perilaku dari EQ diantaranya

• Merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain

• Bersimpati

• Menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain

Dalam melatih anak berempati akan memunculkan prilaku prososial, melalui prilaku prososial anak dapat menolong, berbagi, dan bekerjasama dengan orang lain tanpa mengharapkan pamrih, disini peran orangtua sangat diperlukan untuk membuat anak mempunyai empati dengan mengingatkan secara verbal saja, dan juga mempraktekan nya

"Bandingkan saja ketika kita hanya mendengarkan, dengan kita melakukan / mempraktekannya. Mana yang lebih melibatkan hati, perasaanya? Pasti saja yang melakukannya langsung, karena kita dapat merasakan bahagianya, merasakan sedihnya secara langsung" - Binka Paramitha Iskandar




Tahap perkembangan empati pada anak, terbagi menjadi empat tahap sesuai dengan usianya

Newborn Reactive Cry (usia 0-1tahun)
Pernahkah buibu, ketika berkumpul dengan teman-teman yang mempunyai bayi dan merasakan tangisan bayi yang menular? Hal ini terjadi karena bayi yang baru lahir bereaksi atas emosi yang dimunculkan oleh bayi atau orang yang ada di sekitarnya

• Egocentric Empathy (usia 1-2 tahun)
Pada tahap ke-2 ini bayi mulai dapat melihat masalah yang dialami oleh orang lain, tetapi yang membedakan adalah cara mengatasi masalah tersebut. Misalnya anak melihat temannya yang menangis dia langsung lari mencari mamanya untuk menenangkannya

• Half Empathy (mulai berkembang diusia 2 tahun ke atas)
Kalau ditahap ini anak sudah mulai bisa menenangkan temannya menangis

Veridical Empathy Distress (mulai berkembang di usia 3 tahun ke atas)
Pada tahap veridical ini, anak sudah bisa berkomunikasi dua arah sehingga pada usia ini anak sudah bisa mengenali emosi diri sendiri, emosi orang lain kemudian memiliki keinginan untuk membantu

• Empathy Beyond Situation (tiap anak berbeda-beda tergantung stimulasi)
Ditahap ini, kemampuan empati anak sudah mulai meluas, contohnya saja apabila anak sedang menonton televisi dan melihat kejadian bencana alam, kemudian dia berinisiatif membantu korban bencana alam, maka anak tersebut sudah ada di tahap Empathy Beyond Situation


Untuk melatih dan membiasakan anak agar bisa cepat tanggap terhadap lingkungan, maka orangtua bisa lakukan hal-hal dibawah ini

Children see, children do. Orangtua menjadi panutan anak agar muncul keinginan dari dalam diri anak untuk membantu

• Asah kemampuan menyelesaikan masalah dengan stimulasi kemampuan berpikir anak agar kecerdasan akal dan kreativitasnya terus meningkat. Contohnya dengan permainan membacakan buku cerita lalu anak kita suruh menebak ekspresi tokoh yang ada pada cerita tersebut dan tanyakan solusi apa yang dapat kita bantu untuk memecahkan masalah pada tokoh tersebut. Oh iya, disanapun Gendish diajak untuk mendengarkan cerita dan memecahkan masalah sesuai dengan yang dialami oleh tokoh pada buku cerita tersebut

• Berikan pujian dan penghargaan atas usaha anak membantu orang lain agar ia semakin percaya diri dalam berinteraksi dan membantu orang lain

• Konsistensi dalam memberikan kesempatan, pengalaman, dan penghargaan agar pengalaman belajarnya bisa terus terjadi


Dengan stimulasi ini, kita dapat mengajarkan anak-anak kita untuk melihat permasalahan dari hatinya. Ketika rasa pedulinya terbentuk, kemampuan berpikirnya pun akan terasah dengan membantu orang tersebut

Yuk, untuk semua buibu mari kita penuhi asupan nutrisi dan selalu berikan stimulasi agar anak-anak kita dapat cepat tanggap yang lengkap. Terima kasih, untuk Bebeclub telah mengundang kami ke acara family date yang super seru

25 komentar

  1. nutrisi seimbang dan spesifik ,, penting banget ini unuk mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan anak

    BalasHapus
  2. Ya, kecerdasan emosional penting. Ternyata banyak orang dewasa yang tak mampu mengenali emosi dirinya. Emosi dirinya saja gak mampu dikenali apalagi emosi orang lain. Maka menyikapi itu pun jadi salah. Nah, kalo ada nutrisi yang mendukung, lebih bagus lagi diberikan kepada anak biar cerdas secara emosional nantinya.

    BalasHapus
  3. Bebelac ini kece bangeeett, kasih edukasi kepada parents dan balita dgn cara yg super duper menyenangkan yaa
    Aku sempat datang ke BebeLand di Sby, omigooodd kece gak kira2 dah
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  4. Bebelac peduli bangett sama tumbuh kembang si kecil ya, Mbakkkk. Btw, aku selalu speechless kalau melihat balita bisa menenangkan temannya yang menangis, atau melerai temannya berkelahi.

    BalasHapus
  5. Bagus banget acara Bebelac.. Nambah ilmu parenting ya mbk. Half empat ini sering banget aku lihat ketika anak2 usia TK, kalo ada yang nangis pasti pada mendekat, nenangin, ngelus2 pundaknya..

    BalasHapus
  6. EQ dan IQ memang sebaiknya harus sama-sama diperhatikan. Tetapi, kadang-kadang EQ suka diabaikan. Padahal penting banget ini untu kehidupan sehari-hari

    BalasHapus
  7. suka nyimak acara parenting seperti acara bebelac ini. jadi nambah ilmu untuk membesarkan anak dan mencurahkan perhatian di masa tumbuh kembangnya ini

    BalasHapus
  8. Benar ya nutrisi itu penting banget untuk tumbuh kembang anak-anak apalagi zaman sekarang ini, nggak cukup cerdas secara keilmuan tapi juga disertai kecerdasan emotional, empati dan simpati penting ditumbuhkan sejak dini ya.
    Nice sharing, infonya detail banget.

    BalasHapus
  9. IQ dan EQ sama-sama penting dalam perkembangan anak ya mbak. Nutrisi dan stimulasi yang tepat, akan membuat keduanya bisa berkembang seimbang

    BalasHapus
  10. Nah...ini yang sering aku bagikan infonya ke lingkungan sekitar, tapi memang sih sebagian besar orangtua masih fokus pada kecerdasan intelektual, padahal kenyataannya tanpa kecerdasan emosional maka anak tidak akan bisa tumbuh seimbang karena setelah bertambah besar, anak harus belajar bersikap empati dan lain-lain dengan orang lain.

    BalasHapus
  11. Children See, Children Do: orangtua menjadi panutan anak agar muncul keinginan dari dalam diri anak untuk membantu. Ini nih, sering lihat ortunya bantu, peduli, simpati..pasti anaknya ngikut nanti. Lha banyakan orang (di depan anak juga) cuek aja, gak peduli sama orang susah, gimana anakny mau punya cerdas emosi nanti. TFS, Mbak..pengingat diri juga ini:)

    BalasHapus
  12. Berarti anakku Nurani sudah berjalan EQ nya soalnya kalau ada temen nangis dia kasih mainan, kasih makanan gitu,,, walau kadang godain juga sih soalnya ngasih tapi pas diambil eh diambil balik wkwkwkw... acaranya bagus ini, aku belum belajar tentang EQ, fokusnya ke motorik melulu

    BalasHapus
  13. EQ penting biar anak tumbuh jd sosok lembut yg mau bantu sesama. percuma pintar kalau egois kan? manusia itu makhluk sosial, anak kudu belajar sosialisasi sedari dini dan atur emosinya

    BalasHapus
  14. Penting banget ya menerapkan kecerdasan EQ kepada anak buat bekalnya nanti pas dewasa soalnya..

    BalasHapus
  15. Yes, kemampuan berempati inilah yang tidak bisa secara instan diajarkan. Harus diberi contoh dan stimulasi secara terus menerus. Anak tuh memiliki kecerdasan luar biasa loh, bisa menyerap apa yang dilakukan orang-orang di sekitarnya dengan sempurna. Oleh karena itu stimulasi yang baik dan membangun kepribadiannya harus konsisten diterapkan oleh orangtua.

    BalasHapus
  16. Penting banget ya mbak menstimulasi kedua kecerdasan ini agar seimbang. Karena keduanya saling berkaitan satu sama lain.

    BalasHapus
  17. Childern see childern do ini bener banget mba anakku ya peniru ulung emaknya makanya harus hati-hati dalam bertindak hehehe asik nih acara bebelac semoga next ada di Bandung

    BalasHapus
  18. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  19. acara yang digagas bebelac ini, bener-bener bisa membantu stimulasi anak agar punya daya pikir yang baik. terbukti anak saya antusias waktu diajak ke acara bebelac di surabaya

    BalasHapus
  20. Kecerdasan emosional ini Tak kentara namun berperan penting pada kecerdasan anak. Ternyata bisa diasah mulai anak bayi. Banyak metode pelatihan yang bisa dilakukan. Note banget nih buat aku, mbak.

    BalasHapus
  21. Jadi menambah pengetahuan lagi nih mba. Ku baru memahami tentang kecerdasan emosional

    BalasHapus
  22. Perlu banget ya mengajarkan anak untuk mengendalikan emosinya karena ini modal dasar untuk anak jauh lebih baik dalam bersosialisasi

    BalasHapus
  23. Bagus banget ulasannya mba Diah, terimakasih informasinya. Kecerdasan intelektual memang harus diimbangi dengan kecerdasan emosi anak-anak. Jadi kita orang tua harus seimbang menstimulasi keduanya..

    BalasHapus
  24. Empathy Beyond Situation ini nih yaa perlu dimiliki anak. Jangan sampai anak tumbuh menjadi pribadi yang apatis. Bagaimanapun peran orang tua penting untuk memberi contoh.

    BalasHapus
  25. Acaranya seru bangeet... Bunda juga dapat materi berkualitas ya..penting banget mengasah empati anak sejak dini.

    BalasHapus