Majunya Kp. Sawah, Lengkong Kulon sebagai Kampung Berseri Astra

Kemarin tepatnya pada tanggal 15 Desember 2018, saya mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke sebuah desa yang terletak di daerah BSD, Kampung Sawah-Lengkong Kulon namanya bersama dengan teman-teman blogger dan photograper yang lainnya.


Desa Kampung Sawah, merupakan Kampung Berseri Astra atau yang sering disingkat KBA. Kampung Berseri Astra merupakan program Kontribusi Sosial Berkelanjutan Astra yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan, yang mengintegrasikan 4 pilar program yaitu Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, dan Kewirausahaan

Kunjungan kita disambut dengan adanya kebudayaan betawi yaitu Palang Pintu dengan berbalas pantun dilanjut dengan sambutan dari Bapak. Muhanmad Faiz selaku lurah setempat

Palang Pintu

Bapak Muhammad Faiz (Lurah) 

1. Pilar Kesehatan

Di pilar Kesehatan, terdapat Kader yang bernama Ibu Yuli Sulastri. Ibu Yuli sapaan akrabnya menuturkan bahwa dirinya di bina oleh KBA pada awal tahun 2017, Sebelum dibina Oleh pihak Astra Kampung Sawah-Lengkong Kulon, hanya mempunyai satu pilar yaitu hanya pilar kesehatan yang ilmunyapun sangat terbatas. Setelah dibina oleh pihak Astra peningkatan yang begitu pesat. Salah satu program dipilar Kesehatan adalah Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) dan Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu  POSYANDU yang dilakukan pada setiap bulannya.
Ibu Yuli (Kader) 

POSBINDU, dilakukan untuk mengedukasi dan mendeteksi Penyakit Tidak Menular (PTM), PTM ini merupakan penyakit yang tidak bergejala dan tidak ada keluhan. Penyakit yang tergolong sebagai PTM adalah
1. Hipertensi
2. Diabetes
3. Kanker
4. Stroke

Para kader juga memberi kemudahan untuk membuat BPJS secara gratis menggunakan aplikasi JKN untuk semua orang yang tidak bisa mendaftarkan dirinya secara online. Setiap bulannya juga didatangkan Dokter Umum untuk melakukan sesi konsultasi, dan apabila dokter berhalangan untuk hadir tetapi pasien POSBINDU membutuhkan tindakan lebih lanjut maka pasien pun akan di rujuk ke puskesmas terdekat. Nah yang buat aku senang, di sini pun terdapat pemeriksaan katarak sadanis dan pemeriksaan payudara dengan tenaga medis.

Pendaftaran BPJS
Konsultasi bersama Dokter


Untuk POSYANDU, para kader memberikan apresiasi berupa Piagam untuk Ibu yang berhasil memberikan ASI kepada bayinya selama 2tahun penuh, karena ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi.

Pemberian Piagam pada Ibu ASI

Pilar Kesehatan mempunyai prestasi seperti
1. Juara ke-2 Kader Avicenna Astra 2018
2. Juara ke-2 PTM terbaik 2018
3. Juara ke-2 untuk inovasi program Posyandu
4. Posyandu menjadi 5 besar finalis Posyandu Nasional

Piagam pada Pilar Kesehatan


2. Pilar Pendidikan
Di Pilar Pendidikan, Astra pun sangat berperan penting. KB dan TK Azzahra merupakan sekolahan yang mendapatkan bimbingan dari Astra. Sekolah tersebut terdapat satu kelas untuk Kelompok Bermain (KB) dan dua kelas untuk Tamak Kanak-kanak (TK). Di sekolahan Azzahra, juga sudah mengikuti kurikulum Nasional dengan permainan sentra dan raport yang dibuat dengan narasi *uh jadi keingat waktu ngajar*
Oh iya di sekolah Azzahra terdapat 5 orang tenaga pengajar.

Kegiatan harian anak didik Azzahra

Ruang Kantor Azzahra

Pilar Pendidikan pun menyediakan Mobil Baca Keliling yang dilengkapi dengan TV LCD untuk kegiatan nonton bersama. Mobil Baca Keliling beroperasi pada pukul 4 sore sampai dengan waktu menjelang Adzan Magrib. Tetapi menurut saya, sayangnya buku bacaannya kurang bervariasi. Banyak buku bacaan dewasa seperti novel yang terselip disana. Saya berharap semoga kedepannya akan lebih banyak donatur yang dapat memberikan buku bacaan anak 

Koleksi Buku Bacaan Anak

Gerobak Pintar

Ibu Gendish dan Teman-teman Kecil

3. Pilar Lingkungan
Warga Kampung Sawah - Lengkong Kulon, memanfaatkan lahan kosong yang diberi nama Kebon Sabilulungan sebagai tempat untuk bercocok tanam yang hasil tanamannya dapat dijual dan hasil penjualannya bisa masuk ke kas. Banyak tanaman yang di tanam di Kebon ini seperti Bunga Matahari, Singkong/Ubi Cilembu, Terong, Kangkung, Bayam, Salada, Seledri, Cesin, Pakcoy, Teleng
Pintu Masuk

Papan Nama Tanaman

Ohiya, pada penyambutan tadi, saya pun diberikan welcome drink yang dihasilkan dari olahan bunga teleng. Pak Jamil Feri memberitahu khasiat Bunga Teleng untuk kesehatan mata

Bapak Jamil Feri

4. Pilar Kewirausahaan
Seperti yang saya tuliskan diatas, hasil Kebon Sabilulungan akan dijual kepada masyarakat sekitar. Nah waktu mau jalan ke Kebon Sabilulungan, Es Sirsak memanggil untuk diminum menemani terik matahari yang sedikit menyengat pada siang hari itu. Satu botol jus dibandrol dengan harga 10ribu rupiah per botolnya.

Ibu-ibu Kader di Pilar Kewirausahaan

Segernya Jus Sirsak

Hasil Kebon

Dengan kita mendatangi tempat warga berwirausaha, maka berakhir pula kegiatan pada siang hari di Kampung Sawah - Lengkong Kulon. Sebelum acara berakhir ternyata ada perwakilan dari Astra yaitu Bapak Boy Kelana Soebroto selaku Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk, untuk menyerahkan mainan yang diberikan guna kelancaran di Pilar  pendidikan, serta alat berkebun guna menunjang kelancaran di Pilar Lingkungan

Bapak Boy Kelana Soebroto

Mainan untuk menunjang Pilar Pendidikan

Peralatan Berkebun 

Selesai acara mutar-mutar Kampung Sawah-Lengkong Kulon kitapun disuguhi makanan untuk liwetan bersama, ketika perut kenyang maka berakhir pula kegiatan kita siang hari itu. 
Liwetan Bersama

Semoga Astra makin jaya sehingga memunculkan Kampung Berseri Astra yang lebih banyak dan lebih maju lagi.
#LFAAPABSD

Asuransi Sebagai Ikhtiar, Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik

Haloo semuanya ketemu lagi sama Ibu Gendish, udah beberapa hari nih gak nulis disini kangen deh sama kalian..

Sekarang Ibu Gendish mau membahas sedikit tentang asuransi. Asuransi sendiri menurut Wikipedia adalah "pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, dimana pihak satu berkewajiban membayar iuran/kontribusi/premi. Pihak yang lainnya memiliki kewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran/kontribusi/premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat"


Ibu Gendish sendiri mengenal istilah asuransi sudah bertahun-tahun yang lalu semenjak gadis tapi belum tergerak untuk menjadi pemegang polis. Semenjak berkeluarga prioritas pun berubah bukan lagi untuk diri sendiri tetapi harus mengutamakan kondisi seluruh keluarga, apalagi untuk kesehatan dan pendidikan anak-anak. Sampai suatu ketika mau melahirkan Gendish dan harus dilakukan tindakan operasi disitulah baru kerasa banget mengeluarkan dana yang begitu besar sampai kantong kering kerontang , apalagi seiring berjalannya waktu gak lama lagi Gendish bakalan masuk sekolah..
hmmm.. Yang sudah  jadi orang tua pasti tahu deh biaya sekolah setiap tahunnya pasti mengalami kenaikan.


Dari sinilah diskusi dengan Ayah Gendish dimulai untuk mempunyai asuransi atau investasi, ternyata untuk menentukan diantara dua pilihan ini tidak semudah yang dibayangkan. Kami harus menimbang dan memahami masing-masing kelebihan dan kekurangannya secara seksama.

Karena asuransi dan investasi sangat penting Kamipun ingin sekali mempunyai polis asuransi yang sekaligus bisa dijadikan sebagai investasi, niatnya sih biar simple dan praktis sehingga hanya membayar di satu tempat saja kita sudah mempunyai asuransi dan investasi



PRUlink generasi baru & PRUlink syariah generasi baru

Investasinya, makin lama makin jadi.
Proteksinya, sehat sekarang, aman sampai nanti”

Setelah mencari informasi kesana kemari, ternyata lembaga keuangan yang sudah ternama yaitu Prudential mempunyai 2 program baru yang diberi nama

1. PRUlink Generasi Baru (PGB), produk asuransi jiwa terkait unit link terbaru dari Prudential Indonesia yang memberikan perlindungan jiwa sekaligus alokasi investasi positif sejak nasabah pertama kali membayar Premi

2. PRUlink Syariah Generasi Baru (PSGB), Inovasi produk asuransi jiwa dengan prinsip syariah terkait unit link terbaru dari Prudential Indonesia yang memberikan perlindungan jiwa sekaligus alokasi investasi positif sejak nasabah pertama kali membayar kontribusi

Manfaat PGB dan PSGB

Oke semuanya, sekarang kita bahas tentang manfaat yang diberikan oleh PGB dan PSGB. Manfaatnya ada 2 kasus, yang pertama meninggal karena penyakit atau kecelakaan dan yang kedua saat jatuh tempo.

Untuk kasus meninggal karena kecelakaan, simulasi manfaatnya uang pertanggungan dasar plus nilai tunai (termasuk saldo unit PRUbooster Investasi), lalu polis berakhir. Dan, untuk jatuh tempo simulasi manfaatnya uang pertanggungan dasar plus nilai tunai (termasuk saldo unit PRUbooster investasi)..

Sereem yah kalau bahas tentang kematian.. tapi mau bagaimana lagi, siapa sih yang tahu tentang umur dan rejeki kita dikemudian hari
Nah, jika terjadi kecelakaan saat kita berumur di bawah 70 tahun, kita akan mendapatkan accident cover. Dengan catatan apabila kita memiliki UP (uang pertanggungan) dasar minimal Rp 200jt/USD 25.000 per polis, dengan maksimal UP yang dapat dibayarkan sebesar Rp 2M/USD 250.000 per jiwa.

Keunggulan PRUlink Generasi Baru dan PRUlink Syariah Generasi Baru

1. PRUbooster Proteksi, fasilitas peningkatan UP PRUlink (syariah) generasi baru dan UP PRUlink term (syariah jika ada) secara otomatis sebesar 5% setiap tahunnya tanpa proses underwriting ulang sampai usia 55 tahun yang bisa dipilih saat pengajuan awal Surat Permohonan Asuransi Jiwa atau yang sering disingkat SPAJ
Peningkatan UP akan diikuti dengan penyesuaian premi, sehingga kita dapat meningkatkan warisan setiap tahunnya dengan PRUbooster Proteksi

2. PRUbooster Investasi, tambahan alokasi investasi sejak premi pertama kali dibayarkan dan nasabah akan terus mendapatkan PRUbooster investasi selama Premi dibayar tepat waktu dalam masa grace period

• Tahun 1-10 kita akan mendapatkan 5% dari premi berkala
• Tahun ke-11 dst kita akan mendapatkan 10% dari premi berkala

Saldo Unit PRUbooster investasi akan diberikan pada saat :
➢ Jadwal transfer
➢ Klaim meninggal
➢ Akhir Masa Pertanggungan (jatuh tempo polis)

3. Asuransi Tambahan, untuk asuransi tambahannya ada PRUtotal & permanent disablement dan PRUcritical hospital cover

PRUtotal & permanent disablement, adalah jenis asuransi untuk mengcover cacat total dan cacat tetap.
Cacat total dan tetap adalah cacat yang diakibatkan oleh kecelakaan atau penyakit yang menyebabkan Tertanggung Utama mengalami salah satu hal dari 2 (dua) kondisi tertentuselama 180 hari berturut-turut (sejak tanggal diagnosis oleh dokterspesialis di bidangnya).

Khusus untuk PRUtotal & permanent disablement (Syariah) memberikan 100% UP PRUtotal & permanent disablement (Syariah) jika Tertanggung Utama (TU) mengalami cacat total dan tetap


PRUcritical Hospital Cover

Dengan jenis asuransi ini kita bisa mendapatkan manfaat perlindungan hingga 12 penyakit  kritis di seluruh Dunia dengan limit tahunan mencapai 15M yang disesuaikan dengan plan yang dipilih
Kondisi Kritis yang dilindungi PRUcritical hospital cover

1. Kanker
2. Stroke
3. Serangan Jantung
4. Gagal Ginjal
5. Bypass grafting arteri Koroner
6. Bedah Katup Jantung
7. Bedah Aorta
8. Bedah Pengangkatan satu paru–paru
9. Bedah Pengangkatan satu Ginjal
10. Bedah penyakit Liver
11. Transplantasi Organ Utama
12. Angioplasty dan perawatan invasif untuk penyakit arteri koroner


So, kita harus pintar dalam mempersiapkan kehidupan di masa depan yang lebih baik. Untuk kalian yang mau tahu lebih lanjut tentang jenis asuransi terbaru dari Prudential jangan lupa kunjungi

Liburan Dadakan Ke Puncak Bareng Keluarga

Minggu lalu rombongan keluarga rempong akhirnya jalan-jalan bareng, biasanya buat nentuin jadwal pergi bareng itu susahnya ampun-ampunan. Semua ini karena ketidak sengajaan, kenapa dibilang ketidak sengajaan.

Keluarga Rempong

Awalnya Tante nya Gendish sewa mobil untuk dalam kota Jakarta di salah satu aplikasi e-commerce, sewa mobilnya free karena menggunakan poin yang sudah terkumpul. Niatnya mobil tersebut disewa untuk menengok rumah di daerah Citayam, tetapi beberapa hari sebelum keberangkatan supir memberitahukan bahwa untuk sewa mobil ke Citayam sama aja sewa mobil ke luar kota, setelah dipikir kalau biayanya sama aja keluar kota mendinglah kita berangkat ke Puncak
Disitulah langsung kita sibuk cari penginapan, bandingin dari e-commerce satu ke e-commerce lain, cari-cari potongan diskon kesana kemari, karena liburan kali ini tidak ada persiapan bugdet maupun tempat rekreasi. Akhirnya kita memutuskan untuk menyewa bungalow dengan mendapatkan potongan 30% dari harga yang tertera *bahagiaku sederhana banget*

Kita berangkat dari Jakarta hari Minggu pagi sekitar jam 06.00 WIB, di mobil lah kita baru menentukan tempat wisata mana saja yang mau kita kunjungngi sebelum ke penginapan, jadilah destinasi pertama kita adalah Taman Bunga Matahari, kita sampai Taman Bunga Matahari itu ternyata jam tujuh pagi yang artinya kita harus menunggu sekitar satu jam lagi untuk masuk ke tempat wisata tersebut.

Gendish belum mandi udah pergi jalan

Waktu yang cukup lumayan, akhirnya kita cari makan dulu di sekitar Taman Bunga Matahari, pilihan kita jatuh ke warung masakan Padang niatnya biar bisa ngeganjel perut agak lama, tetapi ternyata bayangan rasa kelezatan masakan Padang di otak kita, lenyap ketika baru satu suapan masuk ke mulut .

Setelah selesai makan, kita kembali lagi ke pintu masuk Taman Bunga Matahari. Ternyata pintu masuk sudah dibuka. Fyi, harga tiket masuk Taman Bunga Matahari di hari libur adalah 60ribu per satu orang dan parkir mobil sebesar 20ribu. Tiket masuk Taman Bunga Matahari sudah termasuk gratis lima wahana permainan dan potongan 3rb untuk pembelian ice cream di booth yang bekerja sama dengan Taman Bunga Matahari.

Gendish, Ayah dan Ibu

Wahana pertama yang kami naiki adalah Perahu Karet, disana kita mendayung sendiri tanpa di dampingi oleh instruktur nya dan ini kali pertama mendayung perahu tanpa orang yang ahli mendampingi, alhasil kita cuma muter-muter di tempat aja, agak sedikit susah untuk mencapai tempat yang kita tuju. Menaiki wahana Perahu Karet kita diberikan waktu 10 menit. Setelah itu kita lanjut menaiki wahana Mobil Keliling, yah pokoknya mah bermain sesuai yang ada list tiket gratisannya.

Wahana Perahu Karet

Wahana Perahu Karet

Pukul 10.30 WIB, kita keluar dari Taman Bunga Matahari dan di lanjut ke Kebun Teh Gunung Mas. Sampai tempat yang kita tuju ternyata perlahan turun gerimis, disini kita main di kebun teh dan yang membuat Gendish makin happy karena dia bisa bermain di sungai. Air sungai di Kebun Teh Gunung Mas, MashaAllah dingin banget persis sama kaya air kulkas. Ibu Gendish masukin kaki aja langsung kram 
Gendish gak usah ditanya lagi, susah banget ngebujuk untuk berhenti main air. Oh ya tiket masuk ke Taman Bunga Matahari, satu orang harus membayar 11rb rupiah. Setelah selesai bermain di Kebun Teh Gunung Mas, kita lanjut makan ke Restoran Rindu Alam dengan niat turun lagi ke arah penginapan ketika jalur buka tutup arah Jakarta dibuka.

Main air yang dinginnya kaya air kulkas

Ibu Gendish

Mbah Uti Gendish

Di Restoran Rindu Alam kami memesan nasi timbel dengan harga 45rb per porsi, isinya ada ayam goreng, tahu sama pasangannya tempe, sayur asam, ikan asin, krupuk dan pelengkapnya adalah sambal. Untuk rasa lumayan cocok di lidah *maaf foto makanan gak ada, karena udah keburu masuk perut* 
Perut udah kenyang ketika jadwal buka tutup jalur ke Jakarta dibuka, jalanan padat merayap ketika. Jalan menuju penginapan diiringi dengan derasnya air hujan, ah pokoknya mah syahdu banget.

Sampai di penginapan Gendish heboh banget, karena di depan bungalow viewnya gunung dan kolam renang, apalagi jalan menuju bungalow ada Playground nya
Di bungalow terdapat ruang tamu, dapur di lantai bawah, serta tiga kamar tidur dan dua kamar mandi di lantai atasnya. Karena Gendish ribut berenang terus, mau gak mau kita semuanya nurutin dia untuk berenang di tengah gerimis.

Ayah, Gendish, Mbah Kung, Ibu

Pas banget depan bungalow dan ini di ambil dari kamar atas

Berenang selesai waktunya isi perut kembali, disana kita membuat makanan yang praktis yaitu mie goreng *wkwkwk* oh iya disini juga tersedia kompor, kulkas dan alat makan loh. Eh dispenser juga ada.
Gendish di penginapan tidak bisa tidur karena sudah diimingi main di playground. Setiap beberapa jam sekali dia bangun dan menanyakan "Ibu, ini sudah pagi belum" Padahal ketika itu jarum jam masih menunjukkan pukul 1 dini hari, ketika adzan subuh baru lah Ibu Gendish bangun, dan ternyata Gendish pun ikutan bangun, dengan keadaan masih subuh yang gelap, kita jalan ke playground, Oh ya disna juga ternyata ada taman bunganya 

Gendish main jungkat-jungkit

Taman Bunga

Liburan kali ini ditutup ketika sarapan selesai, kita semua bergegas merapikan pakaian masing-masing untuk kembali ke Jakarta, karena mobil hanya rental sehari saja bearti kita pulangnya menggunakan kereta dari stasiun Bogor, pasti pada bingung kan kita naik apa dari penginapan ke Stasiun? Kita naik mobil online, ternyata disana sudah banyak banget driver mobil online.

Sampai Jumpa Kembali (view taman bunga) 

Demikianlah cerita liburan singkat dadakan keluarga kami

Rahasia di Balik Kelezatan Masakan Jepang

Minggu tanggal 25 November lalu, Ibu Gendish dan teman-teman Me Time nya jalan-jalan ke Mangga Dua Square, ternyata disana sedang diadakan Tokyo Jakarta Idol Festival, karena acaranya meriah sekali Ibu Gendis dan teman-teman terhipnotis untuk membeli tiket masuknya.

Ibu Gendish dan teman-teman

Ternyata di dalam Festival nya sedang diadakan Presents dari PT. KEMFARM INDONESIA, yang merupakan salah satu perusahaan distributor bumbu khas Jepang yang bernama WARASA, WARASA diambil dari kata WASHOKU (artinya masakan Jepang) dan RASA yang berasal dari bahasa Indonesia, yang apabila digabung dapat diartikan Masakan Jepang Rasa Indonesia.
WARASA memiliki tiga varian rasa bumbu andalan terbaru yaitu
- Pink Curry Paste (kuah Curry bewarna Pink yang dihasilkan dari buah Naga)
- Japanese Curry
- Toripaitan Ramen.

Varian Curry 

Sebelum mengeluarkan tiga produk andalannya WARASA juga memiliki 5 rasa bumbu yaitu

- Sukiyaki
- Yakimeshi
- Kamameshi
- Shabu-shabu
- Konbutsuyu

beserta 3 produk minuman Fruitshaka yang mempunyai varian rasa Mango, Strawberry, dan Green tea.

Produk WARASA

Kebetulan banget sebelum mengikuti Present ini, Ibu Gendish sempat mengunjungi booth WARASA dan membeli Milkshake dengan varian Mango daan rasanya enak bangeet, pas manisnya di lidah Ibu Gendish.

Booth WARASA

Mango Milkshake, Endess

Nah kalau kita mengkonsumsi produk dari WARASA jangan khawatir kalau produk ini tidak halal karena semua produk yang terdapat pada WARASA halal semua dan sudah mendapatkan sertifikat MUI, gurih, mudah dan praktis untuk membuat makanan menggunakan produk WARASA serta yang paling penting semua produk ini tanpa MSG jadi aman banget kalau anak-anak makan.

Pada kesempatan ini pula turut hadir Mr. Hiroshi Lio, Mr. Iwan dan Ms.Rose (Ai)  mewakili PT. Kemfarm Indonesia dan Mr. Toshihiko Fukumatsu mewakili WARASA, dalam pidato pembukaan oleh Mr. Toshihiko Fukumatsu berharap bahwa hadirnya produk varian baru bumbu khas Asli Jepang ini nantinya diharapkan mampu lebih mempererat persahabatan antara Jepang dan Indonesia dengan pengenalan budaya Jepang lebih dekat lagi melalui citarasa makanan khas Jepang kepada masyarakat Indonesia.

Mr. Hiroshi Lio dan Mr. Toshihiko Fukumatsu

Mr. Iwan dan Ms. Rose (Ai)
Di acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan dari band papan atas dari Jepang seperti ENKA Girl, EGR, dan Maneki-Kecak yang berkolaborasi dengan artis-artis dari Indonesia seperti Shojo Complex, LuSca, dan Twenty Nineteen.

ENAK Girl

Enak Girl, WARASA Team dan PT. KEMFARM INDONESIA